saat aku mengenalmu kutemukan hidup baru ..
saat ku menatap indah bola matamu,,bak mata elang yang tajam menatap tubuhku
saat ku melihat senyummu serasa hidup ini disirami keindahan
saat ada candamu aku seperti berada dalam kebahgiaan yang tak terhingga
saat terdengar suaramu menyapaku saat itu didepan kelas,,darahku mengalir cepat ! jantungku seakan berdetak kencang .. dan aku yakin ini CINTA ..
kau pernah mengisi hari-hariku,,
bersamamu hidupku bahagia .. kuingin hidup 1000 tahun lagi
bersamamu kutemukan betapa berartinya diriku sebagai seorang wanita
bersamamu kau beri keindahan itu
kau mengajariku banyak hal ..
dan aku tak ingin kehilangan itu semua :(
karena ..
tanpamu hidupku mati
tanpamu hidupku sepi
tanpamu hidupku perih
tanpamu hidupku galau
tanpamu aku rindu
tapi..
semua telah berlalu,,kini kau pergi tinggalkan rasa ini .. kau bangunkan aku dari mimpi indahku ..ternyata semua hanya mimpi indah yang berakhir dengan mimpi buruk ! kau tak nyata untukku,,kusadar ternyata ini hanya sesaat ..
“kisah ini tak sempurna untuk dikenang”
:(
semua penantianku berakhir sia-sia..
Jumat, 26 November 2010
..rasa ini untukmu,,bukan untuknya..
salahkah bila kupunya rasa ini..
tak bisa ku pendam dan ku ingkari..
bukalah sedikit pintu hati..
kan kau tau,, ku bukan semu..
belenggu rasa ini kian tak bisa tertanding..
kukuh dinding pemisah halangan tuk bersanding..
aku hanya jadi punguk yang harapkan sapaan bulan..
semua impian dan harapanku semua takkan menjadi kenyataan..
kau terwujud sebagai langit dan aku merendah di bumi..
serasa percuma saja bila ku biarkan rasa ini bersemi..
tak sedikit perbedaan yang ada di antara kita..
yang cemaskan aku tuk bisa ungkapkan rasa cinta..
ku memang tak sempurna,, namun ku masih punya harapan..
angan tulus tuk bisa bahagiakanmu di hari depan..
ku coba sadar tuk merasa ini yang sia - sia..
jadi kuserahkan hatiku tuk menyimpan semua rahasia..
ya mungkin kau tak menghirau atau bahkan tak tau..
namun dengan palingkan muka dan senyumanmu menepis galau..
aku hanya terus berharap tiap hari agar kau bisa merasakan
di setiap detak pacuan jantungku adalah hadirmu yang ku harapkan..
meskipun sesak mencoba bertahan semoga kumasih sanggup..
bersamaan dengan bodohnya lisanku yang terus menerus terkatup..
entah sampai kapan rasa ini akan aku simpan..
dan bertahan dengan sembunyikan jutaan harapan..
semoga kelak kau rasakan maksudku yang terpendam..
bara yang begitu tulus hingga kini belum kunjung padam..
jujur perkataanku karena di bawah kaki langit ku bersaksi..
menjaga rasa ini agar slalu kau sadari..
bahwa tak ada yang lain lagi yang ku inginkan tuk berada di sisi..
tak bisa ku pendam dan ku ingkari..
bukalah sedikit pintu hati..
kan kau tau,, ku bukan semu..
belenggu rasa ini kian tak bisa tertanding..
kukuh dinding pemisah halangan tuk bersanding..
aku hanya jadi punguk yang harapkan sapaan bulan..
semua impian dan harapanku semua takkan menjadi kenyataan..
kau terwujud sebagai langit dan aku merendah di bumi..
serasa percuma saja bila ku biarkan rasa ini bersemi..
tak sedikit perbedaan yang ada di antara kita..
yang cemaskan aku tuk bisa ungkapkan rasa cinta..
ku memang tak sempurna,, namun ku masih punya harapan..
angan tulus tuk bisa bahagiakanmu di hari depan..
ku coba sadar tuk merasa ini yang sia - sia..
jadi kuserahkan hatiku tuk menyimpan semua rahasia..
ya mungkin kau tak menghirau atau bahkan tak tau..
namun dengan palingkan muka dan senyumanmu menepis galau..
aku hanya terus berharap tiap hari agar kau bisa merasakan
di setiap detak pacuan jantungku adalah hadirmu yang ku harapkan..
meskipun sesak mencoba bertahan semoga kumasih sanggup..
bersamaan dengan bodohnya lisanku yang terus menerus terkatup..
entah sampai kapan rasa ini akan aku simpan..
dan bertahan dengan sembunyikan jutaan harapan..
semoga kelak kau rasakan maksudku yang terpendam..
bara yang begitu tulus hingga kini belum kunjung padam..
jujur perkataanku karena di bawah kaki langit ku bersaksi..
menjaga rasa ini agar slalu kau sadari..
bahwa tak ada yang lain lagi yang ku inginkan tuk berada di sisi..
Sabtu, 20 November 2010
..keajaiban wanita..
Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung Dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami Dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid Dan nifas yang tak Ada pada lelaki.
Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA".
Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?
1. Benda yang Mahal harganya akan dijaga Dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman Dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak Akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya Dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan,IA perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri Dan anak-anak.
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung Dan melahirkan anak,tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat Dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, Dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid Dan surga menantinya.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap! 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya,
anak lelakinya dan saudara lelakinya.
6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu:sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya Dan menjaga kehormatannya.
7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai Kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan
Buatan mereka. (emansipasi Ala western)
Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan Kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala Hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.
Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar Kita (kaum lelaki) Berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.
Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga Dan mengantarkannya menjadi muslimah Yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda).
Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd Dan semu di dunia ini. Tunaikan Dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung Dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami Dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid Dan nifas yang tak Ada pada lelaki.
Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA".
Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?
1. Benda yang Mahal harganya akan dijaga Dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman Dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak Akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya Dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan,IA perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri Dan anak-anak.
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung Dan melahirkan anak,tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat Dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, Dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid Dan surga menantinya.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap! 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya,
anak lelakinya dan saudara lelakinya.
6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu:sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya Dan menjaga kehormatannya.
7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai Kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan
Buatan mereka. (emansipasi Ala western)
Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan Kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala Hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.
Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar Kita (kaum lelaki) Berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.
Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga Dan mengantarkannya menjadi muslimah Yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda).
Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd Dan semu di dunia ini. Tunaikan Dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu
Senin, 15 November 2010
cinta
..jatuh cinta pada manusia,,memang tak kan selamanya manis..
ia bergantian dengan menggilir rasanya..
jika saja mencintai itu harus selalu tanpa terluka,,maka tiadalah keabadian baginya dan pupus kesejatiannya,,karena ujian bagi keduanya adalah luka..
yang sering terjadi adalah,, jiwa kita meluas ketika ia berbunga-bunga penuh ceria,,dan hati kita menyempit ketika ia menusukkan duri-durinya ..
namun,,dasarkah kita bahwa suka dukanya cinta itu hanya berujung pada satu muara,,yaitu AIR MATA ..
apakah ia mengalir di lekuk wajah,,atau menggerimis di langit hati..
berkali-kali juga rasa itu dirajut .. jika bukan pada jalinannya,,ia akan terburai. berulang-ulang cinta di untai .. ika bukan pada rangkaiannya,,maka ia akan terurai..
jika patah,,segera perbaiki
jika sakit,,segera obati
..patah.. akan membawa kita pada resah,,galau,,dan gundah yang tak sudah-sudah..
..sakit.. akan membawa kita pada sedih,,pilu,,dan tangis yang tak habis-habis
mencintai manusia kan ?
begitulah rasanya,,karena ia yang kita cinta hanya MANUSIA..
satu waktu kita dihadapkan pada cinta yang tiangnya hanya ada di tangan kita,, sedangkan tiang yang satu dibawa pergi oleh yang kita cintai untuk membangun cinta yang lain.. lalu,,haruskah kita terus berdiri di tanah cinta yang satu ini ? TIDAK ! bawalah tiang kita pergi,,karena kita berhak punya bangunan cinta untuk meneduhkan jiwa..
..yang kita sebut cinta adalah penghuni ruang2 hati yang kan hadir dan mungkin juga akan pergi .. namun meninggalkan wanginya untuk senantiasa kita hirup getarannya..
..cinta bukan getar sesaat tanpa hidup di dua jiwa .. ia harus menemukan tempat labuh teristimewa,,bukan dalam perahu pujian dan rayuan,,bukan pada sentuhan sayang dan luapan rindu dalam pelukan .. ia pula tak boleh berlayar dengan hembusan angin kekaguman dalam jenak-jenak interaksi ..
cinta ditinggikan dalam denting ijab dan tabuhan qabul..
cinta dimuliakan dengan sanjungan janji di depan saksi..
cinta dihalalkan dalam ibadah indah,,bernama NIKAH..
ia bergantian dengan menggilir rasanya..
jika saja mencintai itu harus selalu tanpa terluka,,maka tiadalah keabadian baginya dan pupus kesejatiannya,,karena ujian bagi keduanya adalah luka..
yang sering terjadi adalah,, jiwa kita meluas ketika ia berbunga-bunga penuh ceria,,dan hati kita menyempit ketika ia menusukkan duri-durinya ..
namun,,dasarkah kita bahwa suka dukanya cinta itu hanya berujung pada satu muara,,yaitu AIR MATA ..
apakah ia mengalir di lekuk wajah,,atau menggerimis di langit hati..
berkali-kali juga rasa itu dirajut .. jika bukan pada jalinannya,,ia akan terburai. berulang-ulang cinta di untai .. ika bukan pada rangkaiannya,,maka ia akan terurai..
jika patah,,segera perbaiki
jika sakit,,segera obati
..patah.. akan membawa kita pada resah,,galau,,dan gundah yang tak sudah-sudah..
..sakit.. akan membawa kita pada sedih,,pilu,,dan tangis yang tak habis-habis
mencintai manusia kan ?
begitulah rasanya,,karena ia yang kita cinta hanya MANUSIA..
satu waktu kita dihadapkan pada cinta yang tiangnya hanya ada di tangan kita,, sedangkan tiang yang satu dibawa pergi oleh yang kita cintai untuk membangun cinta yang lain.. lalu,,haruskah kita terus berdiri di tanah cinta yang satu ini ? TIDAK ! bawalah tiang kita pergi,,karena kita berhak punya bangunan cinta untuk meneduhkan jiwa..
..yang kita sebut cinta adalah penghuni ruang2 hati yang kan hadir dan mungkin juga akan pergi .. namun meninggalkan wanginya untuk senantiasa kita hirup getarannya..
..cinta bukan getar sesaat tanpa hidup di dua jiwa .. ia harus menemukan tempat labuh teristimewa,,bukan dalam perahu pujian dan rayuan,,bukan pada sentuhan sayang dan luapan rindu dalam pelukan .. ia pula tak boleh berlayar dengan hembusan angin kekaguman dalam jenak-jenak interaksi ..
cinta ditinggikan dalam denting ijab dan tabuhan qabul..
cinta dimuliakan dengan sanjungan janji di depan saksi..
cinta dihalalkan dalam ibadah indah,,bernama NIKAH..
..kepada cinta
Yaa Allaah.. sampaikan satu kata pada cinta
Bahwa aku punya rasa.. bernama cinta
Maka sampaikan pada dia.. aku menanti cinta
Datang pada episode rasa
Hanya saja.. dia perlu tau satu harta
Ialah.. CINTA
yang menyebabkannya jatuh cinta
yang memberinya rasa cinta.
yang mengukirkan cinta di sekeliling hidupnya
Yaitu Kau, Sang Maha Cinta
dulu.. hari ini.. dan di masa nanti
Katakan pula pada cinta
Untuk tetap memelihara diri
Menjaga hati
Bertutur suci dan lurus gerak diri
Agar kami temu.. dalam cinta yang sebenar-benar cinta
Katakan pada cinta
Makin aku memerlukannya
Karena peradaban kian gelap
Dan pelitaku.. pernah kutitipkan padanya
Semoga cinta tak lupakan
Karena cahaya itu.. kupesankan untuk dipelihara
Dulu..
Sejak Engkau tetapkan dari tulang rusuk cinta
aku harus tercipta
Katakan padanya
Cukup rindu kutanam dalam
Hingga ia datang dalam takdir pertemuan
Namun.. Yaa Rabb-ku..
Bolehkah kuminta pada-Mu
Untuk datangkannya
Meski tanpa kereta kencana
Dan tanpa alamat istana
Bila KAU mengutus cinta untuk menjemputku
Bekali ia ‘kekuatan iman’
Demi menemani fluktuasiku
Bawakan ia taqwa
Demi menemani kembang kempis ibadahku
Beri ia ‘gagah’
Demi menemani melankolisku
Lengkapi ia dengan peta surga
Demi membawaku kesana
Yaa Qahhar
Paksakan cinta untuk datang tanpa terpaksa
Yaa Waduud
Penuhi keranjang hidupnya dengan cinta
Yaa Hamiid
Hiasi ia dengan terpuji
Yaa Fattah
Bukakanlah baginya pintu terbaik
Yang kan mengantarnya untuk menemukanku.. SEGERA..
*Memberi dan Menerima Cinta
Bahwa aku punya rasa.. bernama cinta
Maka sampaikan pada dia.. aku menanti cinta
Datang pada episode rasa
Hanya saja.. dia perlu tau satu harta
Ialah.. CINTA
yang menyebabkannya jatuh cinta
yang memberinya rasa cinta.
yang mengukirkan cinta di sekeliling hidupnya
Yaitu Kau, Sang Maha Cinta
dulu.. hari ini.. dan di masa nanti
Katakan pula pada cinta
Untuk tetap memelihara diri
Menjaga hati
Bertutur suci dan lurus gerak diri
Agar kami temu.. dalam cinta yang sebenar-benar cinta
Katakan pada cinta
Makin aku memerlukannya
Karena peradaban kian gelap
Dan pelitaku.. pernah kutitipkan padanya
Semoga cinta tak lupakan
Karena cahaya itu.. kupesankan untuk dipelihara
Dulu..
Sejak Engkau tetapkan dari tulang rusuk cinta
aku harus tercipta
Katakan padanya
Cukup rindu kutanam dalam
Hingga ia datang dalam takdir pertemuan
Namun.. Yaa Rabb-ku..
Bolehkah kuminta pada-Mu
Untuk datangkannya
Meski tanpa kereta kencana
Dan tanpa alamat istana
Bila KAU mengutus cinta untuk menjemputku
Bekali ia ‘kekuatan iman’
Demi menemani fluktuasiku
Bawakan ia taqwa
Demi menemani kembang kempis ibadahku
Beri ia ‘gagah’
Demi menemani melankolisku
Lengkapi ia dengan peta surga
Demi membawaku kesana
Yaa Qahhar
Paksakan cinta untuk datang tanpa terpaksa
Yaa Waduud
Penuhi keranjang hidupnya dengan cinta
Yaa Hamiid
Hiasi ia dengan terpuji
Yaa Fattah
Bukakanlah baginya pintu terbaik
Yang kan mengantarnya untuk menemukanku.. SEGERA..
*Memberi dan Menerima Cinta
..tak bisa lagi mencintaimu..
..andai rasa dihatiku masih ada,,akan ku curahkan semua untukmu..namun perasaan itu lenyap bersama pahitnya kisah lalu SAAT RASAKU BERBAGI DENGAN DIA..meski masih tersisa kasih sayang itu di atas gumpalan luka,,namun hati yg hancur berkeping`keping tak mungkin lagi kembali utuh..
..kami,,wanita biasa..
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah tokoh romantis yang dapat melukis seperti Jack Dawson dalam Titanic, maka itu kami tidak pernah minta kalian melukis wajah kami dengan indah, paling tidak saat kami minta kalian menggambar wajah kami , gambarlah, meskipun hasil akhirnya akan seperti Jayko adik perempuan Giant dalam film Doraemon, tapi kami tahu, kalian berusaha
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiran kami atau apa yang kami inginkan saat kami hanya terdiam dan memasang wajah bosan, tapi saat itu kami hanya ingin tau, sesabar apakah kalian menghadapi kami jika kami sedang sangat menyebalkan seperti itu, kami tidak minta kalian mampu menebak keinginan kami, setidaknya bersabarlah pada kami dengan terus bertanya “jadi sekarang maunya gimana?”
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah penyair sekaliber Kahlil Gibran atau yang mampu menceritakan kisah romantis seperti Shakespear, maka itu kami pun tidak meminta kalian mengirimi kami puisi cinta berisi kalimat angan-angan nan indah setiap hari atau setiap minggu, tapi setidaknya mengertilah bahwa setelah menonton film korea yang amat romantis itu, kami sangat berandai-andai kekasih kami dapat melakukan yang sama, meskipun isi puisi tersebut tidak sebagus kahlil Gibran, kami akan sangat senang –sungguh- jika kalian mengirimkannya dengan tulus dan niat. (bahkan meskipun ujungnya terdapat “hehe, aneh ya?”, kami akan benar-benar melayang, tuan)
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah setampan Leonardo Dicaprio, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan masalah bagi kami, saat kami memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan pujaan, tapi hati kami sungguhnya telah terikat oleh kalian, tuan. Mungkin saat itu kami hanya ingin tau apa pendapat kalian jika kami jatuh cinta pada orang lain, semacam mengukur tingkat kecemburuan kalian.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah semenakjubkan John Nash atau sebrillian Isaac Newton, namun kami sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil dari kalian meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, kami ingin menunjukkan pada kalian bahwa kalian lebih kami percayakan daripada Newton atau Galileo.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah segagah Achilles pada film Troy, maka itu kami tidak pernah minta kalian mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan kalian berhenti dan tidak pernah merokok, kami sangat akan memilih kalian dari Achilles manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diri kami bahwa kalian lebih gagah dari Achilles (karena tentu kalian akan kalah beradu pedang dengan Achilles bukan?).
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan Pangeran dengan kuda putih yang akan melawan naga demi kami, karena kami pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu kami tidak pernah minta kalian melawan preman pasar yang pernah menggoda kami waktu lalu, tapi setidaknya, mengertilah tanpa kami harus minta, saat hujan lebat datang dan dirumah sedang mati lampu dan ayah ibu belum datang, kami hanya dapat mengandalkan kalian, maka itu temani kami walau hanya dengan sms dan telepon, karena menurut kami, berbincang dengan kalian adalah melegakan, maka itu jangan trade off (tukar) keadaan seperti itu dengan Game PES 2010 terbaru kalian itu (sangat mengesalkan! )
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi mengertilah bahwa kami sangat merisaukan anda, kenapa kami mengingatkan kalian makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, kami baru saja hendak makan atau sembahyang, maka itu saat kalian bertanya kembali atau mengingatkan kembali, kami akan jawab “iya, bentar lagi nih”
Kami, para wanita tau kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka itu kami tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hati kami, bahkan meski kami tidak suka bunga, pemberian kalian akan menjadi hal yang kami sukai, karena kami sebenarnya hanya sangat ingin menyimpan kalian saat itu, setelah malam kalian antar kami pulang, namun kami tahu kita harus berpisah saat itu.
Kami, para wanita tau kalian bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat kami tertawa terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk mencoba membuat kami tertawa saat itu, karena kami tau kalian tidak mampu sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang kami inginkan saat itu hanyalah memastikan kalian ada disamping kami saat masa-masa sulit meski hanya dengan senyuman menenangkan.
Kami, para wanita juga tau kalian bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan Volvo saat kami diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan kami aman bersama kalian saat itu dengan tidak membawa kami pulang terlalu larut dan mengantarkan kami sampai depan pintu rumah dan bertemu ayah ibu, (jangan hanya sampai depan gang, hey, tuan!)
Kami, para wanita tau kalian tidak akan bisa seperti ibu kami yang dapat menghentikan tangisan kami, namun tolong mengerti, saat kami menangis dihadapanmu, kami bukan sedang ingin dihentikan tangisannya, justru kami sangat ingin kalian dihadapan kami menampung berapa banyak air mata yang kami punya, atau sekedar melihat apa reaksi kalian melihat kami yang –menurut kami- akan terlihat jelek saat menangis
Kami, para wanita tau juga sebenarnya, bahwa kalian tidak akan punya jawaban yang benar atas pertanyaan, “aku gendut ya?”, kami sungguh tau, tapi saat itu kami hanya ingin tau, apa pendapat kalian tentang kami yang pagi tadi baru bercermin dan sedang merasa tidak secantik Kristen Stewart.
Kami tau, kalian adalah makhluk bodoh yang tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal yang kami katakan, tapi mengertilah bahwa saat kalian bertanya “baik-baik aja?” dan kami jawab “iya, aku baik-baik aja” itu adalah bahasa kami untuk menyatakan keadaan kami yang sedang tidak baik namun kami masih menganggap kalian adalah malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik- baikan kami saat itu tanpa kami beritau, (tentu mestinya kalian sadari jika kami memang benar sedang baik-baik saja kami akan menambahkan perkataan seperti “iya aku baik-baik aja, malah tadi aku di kampus ketemu dengan dosen yang itu lho….*bla.bla. bla”)
Iya, kami sepertinya tau apa yang kalian pikirkan tentang kami yang begitu merepotkan. Tapi begitulah kami, akan selalu merepotkan kalian, tuan. Hal ini bukan sesuatu yang kami banggakan, namun inilah bahasa kami untuk mempercayakan hati kami pada kalian, jika kalian bukanlah pemuda yang kami percayakan dan kami butuhkan, tentu saja yang kami repotkan dan persulitkan bukan kalian. Kami makhluk yang amat perasa dan gampang merasa “tidak enak”. Kami enggan merepotkan “orang lain”.
Jika kami merepotkan dan menyusahkan, berarti kami menganggap anda bukanlah orang lain, tuan.
Kami tidak senang bermain-main, tuan pemuda. Maka tolong jaga hati yang kami percayakan ini. Kami mungkin mudah berbesar hati atau “ge er”, tapi sekali kami menaruh hati kami pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).
Kami akan sulit menerima hati baru setelah itu, karena kami harus membiasakan diri lagi. Padahal kami sudah terbiasa dengan anda, terbiasa melakukan semuanya dengan anda. Maka tolong, mengertilah tuan. Karena kami, wanita sungguh sangat tau sebenarnya kalian, pemuda, dapat mengatasi semua tingkah kami yang merepotkan ini.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiran kami atau apa yang kami inginkan saat kami hanya terdiam dan memasang wajah bosan, tapi saat itu kami hanya ingin tau, sesabar apakah kalian menghadapi kami jika kami sedang sangat menyebalkan seperti itu, kami tidak minta kalian mampu menebak keinginan kami, setidaknya bersabarlah pada kami dengan terus bertanya “jadi sekarang maunya gimana?”
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah penyair sekaliber Kahlil Gibran atau yang mampu menceritakan kisah romantis seperti Shakespear, maka itu kami pun tidak meminta kalian mengirimi kami puisi cinta berisi kalimat angan-angan nan indah setiap hari atau setiap minggu, tapi setidaknya mengertilah bahwa setelah menonton film korea yang amat romantis itu, kami sangat berandai-andai kekasih kami dapat melakukan yang sama, meskipun isi puisi tersebut tidak sebagus kahlil Gibran, kami akan sangat senang –sungguh- jika kalian mengirimkannya dengan tulus dan niat. (bahkan meskipun ujungnya terdapat “hehe, aneh ya?”, kami akan benar-benar melayang, tuan)
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah setampan Leonardo Dicaprio, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan masalah bagi kami, saat kami memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan pujaan, tapi hati kami sungguhnya telah terikat oleh kalian, tuan. Mungkin saat itu kami hanya ingin tau apa pendapat kalian jika kami jatuh cinta pada orang lain, semacam mengukur tingkat kecemburuan kalian.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah semenakjubkan John Nash atau sebrillian Isaac Newton, namun kami sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil dari kalian meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, kami ingin menunjukkan pada kalian bahwa kalian lebih kami percayakan daripada Newton atau Galileo.
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah segagah Achilles pada film Troy, maka itu kami tidak pernah minta kalian mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan kalian berhenti dan tidak pernah merokok, kami sangat akan memilih kalian dari Achilles manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diri kami bahwa kalian lebih gagah dari Achilles (karena tentu kalian akan kalah beradu pedang dengan Achilles bukan?).
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan Pangeran dengan kuda putih yang akan melawan naga demi kami, karena kami pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu kami tidak pernah minta kalian melawan preman pasar yang pernah menggoda kami waktu lalu, tapi setidaknya, mengertilah tanpa kami harus minta, saat hujan lebat datang dan dirumah sedang mati lampu dan ayah ibu belum datang, kami hanya dapat mengandalkan kalian, maka itu temani kami walau hanya dengan sms dan telepon, karena menurut kami, berbincang dengan kalian adalah melegakan, maka itu jangan trade off (tukar) keadaan seperti itu dengan Game PES 2010 terbaru kalian itu (sangat mengesalkan! )
Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi mengertilah bahwa kami sangat merisaukan anda, kenapa kami mengingatkan kalian makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, kami baru saja hendak makan atau sembahyang, maka itu saat kalian bertanya kembali atau mengingatkan kembali, kami akan jawab “iya, bentar lagi nih”
Kami, para wanita tau kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka itu kami tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hati kami, bahkan meski kami tidak suka bunga, pemberian kalian akan menjadi hal yang kami sukai, karena kami sebenarnya hanya sangat ingin menyimpan kalian saat itu, setelah malam kalian antar kami pulang, namun kami tahu kita harus berpisah saat itu.
Kami, para wanita tau kalian bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat kami tertawa terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk mencoba membuat kami tertawa saat itu, karena kami tau kalian tidak mampu sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang kami inginkan saat itu hanyalah memastikan kalian ada disamping kami saat masa-masa sulit meski hanya dengan senyuman menenangkan.
Kami, para wanita juga tau kalian bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan Volvo saat kami diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan kami aman bersama kalian saat itu dengan tidak membawa kami pulang terlalu larut dan mengantarkan kami sampai depan pintu rumah dan bertemu ayah ibu, (jangan hanya sampai depan gang, hey, tuan!)
Kami, para wanita tau kalian tidak akan bisa seperti ibu kami yang dapat menghentikan tangisan kami, namun tolong mengerti, saat kami menangis dihadapanmu, kami bukan sedang ingin dihentikan tangisannya, justru kami sangat ingin kalian dihadapan kami menampung berapa banyak air mata yang kami punya, atau sekedar melihat apa reaksi kalian melihat kami yang –menurut kami- akan terlihat jelek saat menangis
Kami, para wanita tau juga sebenarnya, bahwa kalian tidak akan punya jawaban yang benar atas pertanyaan, “aku gendut ya?”, kami sungguh tau, tapi saat itu kami hanya ingin tau, apa pendapat kalian tentang kami yang pagi tadi baru bercermin dan sedang merasa tidak secantik Kristen Stewart.
Kami tau, kalian adalah makhluk bodoh yang tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal yang kami katakan, tapi mengertilah bahwa saat kalian bertanya “baik-baik aja?” dan kami jawab “iya, aku baik-baik aja” itu adalah bahasa kami untuk menyatakan keadaan kami yang sedang tidak baik namun kami masih menganggap kalian adalah malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik- baikan kami saat itu tanpa kami beritau, (tentu mestinya kalian sadari jika kami memang benar sedang baik-baik saja kami akan menambahkan perkataan seperti “iya aku baik-baik aja, malah tadi aku di kampus ketemu dengan dosen yang itu lho….*bla.bla. bla”)
Iya, kami sepertinya tau apa yang kalian pikirkan tentang kami yang begitu merepotkan. Tapi begitulah kami, akan selalu merepotkan kalian, tuan. Hal ini bukan sesuatu yang kami banggakan, namun inilah bahasa kami untuk mempercayakan hati kami pada kalian, jika kalian bukanlah pemuda yang kami percayakan dan kami butuhkan, tentu saja yang kami repotkan dan persulitkan bukan kalian. Kami makhluk yang amat perasa dan gampang merasa “tidak enak”. Kami enggan merepotkan “orang lain”.
Jika kami merepotkan dan menyusahkan, berarti kami menganggap anda bukanlah orang lain, tuan.
Kami tidak senang bermain-main, tuan pemuda. Maka tolong jaga hati yang kami percayakan ini. Kami mungkin mudah berbesar hati atau “ge er”, tapi sekali kami menaruh hati kami pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).
Kami akan sulit menerima hati baru setelah itu, karena kami harus membiasakan diri lagi. Padahal kami sudah terbiasa dengan anda, terbiasa melakukan semuanya dengan anda. Maka tolong, mengertilah tuan. Karena kami, wanita sungguh sangat tau sebenarnya kalian, pemuda, dapat mengatasi semua tingkah kami yang merepotkan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)